Perbedaan Mina dan PowerLedger: Mina diperdagangkan di Rp719,64 (kapitalisasi pasar Rp923,54M, volume 24 jam Rp68,03M), sedangkan PowerLedger diperdagangkan di Rp662,62 (kapitalisasi pasar Rp376,41M, volume 24 jam Rp23,67M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar PowerLedger, dan suplai beredar Mina 1,3B MINA dibanding 568,2M POWR milik PowerLedger. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 62 Hari dan PowerLedger selama 77 Hari.
| MINA | POWR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp923,54M | Rp376,41M |
Volume (24h) | Rp68,03M | Rp23,67M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 568,2M POWR |
Typical Hold Time | 62 Hari | 77 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →Powerledger (POWR) adalah perusahaan teknologi yang membangun perangkat lunak untuk pasar energi terdistribusi dan terdesentralisasi untuk masa depan yang berkelanjutan. POWR telah mengembangkan platform berbasis blockchain yang memungkinkan pelacakan dan perdagangan energi, layanan fleksibilitas, dan komoditas lingkungan.
Selengkapnya di halaman POWR →