Perbedaan Mina dan Orchid: Mina diperdagangkan di Rp796,28 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp94,5M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai beredar Mina 1,3B MINA dibanding 997,2M OXT milik Orchid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mina selama 61 Hari dan Orchid selama 42 Hari.
| MINA | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,02T | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp94,5M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 1,3B MINA | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 61 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →