Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) vs Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON)

Midi Utama Indonesia Tbk.Trading
Wijaya Karya Beton Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Midi Utama Indonesia Tbk. dan Wijaya Karya Beton Tbk.: Midi Utama Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp282 (kapitalisasi pasar 9,5 T, volume 24 jam 1,62 jt), sedangkan Wijaya Karya Beton Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 644,94 M, volume 24 jam 1,13 jt). Perbedaan utamanya: Midi Utama Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14,7× kapitalisasi pasar Wijaya Karya Beton Tbk., dan Midi Utama Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,62 jt vs 1,13 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MIDIWTON
Kapitalisasi Pasar
9,5 T644,94 M
Volume
1,62 jt1,13 jt
Lot
16,19 rb11,32 rb
Perputaran
454,66 jt82,92 jt
Harga Rata-rata
280,7673,25
Nilai Transaksi
454,66 jt82,92 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
28274
Volume Ekuilibrium Indikatif
8032

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MIDI
Lihat detail
WTON
Lihat detail

Tentang Midi Utama Indonesia Tbk.

PT Midi Utama Indonesia (the company) was established under its original name of PT Midimart Utama base on notarial deed No.37 of Mr Frans Elsius, S.H, dated on 28 Jun, 2007. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 2 of Kamelina, S.H., dated Mar 3, 2010, concerning among others, increase in capital paid up and public offering.

Selengkapnya di halaman MIDI

Tentang Wijaya Karya Beton Tbk.

PT. Wijaya Karya Beton (the Company), to hereafter with Wika Beton, was esthablished in Jakarta with the deed of a limited liability company PT Wijaya Karya Beton No 44 dated March 11, 1997 (Act No 44), made in the presence of Achmad Bajuri, SH, as successor of the Imas Fatimah, SH, notary in Jakarta PT Wijaya Karya Beton operational activities started since March 11, 1997

Selengkapnya di halaman WTON