Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Midi Utama Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Midi Utama Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Midi Utama Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp282 (kapitalisasi pasar 9,5 T, volume 24 jam 1,62 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Midi Utama Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 1,62 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MIDISQMI
Kapitalisasi Pasar
9,5 T885,64 M
Volume
1,62 jt6,25 jt
Lot
16,19 rb62,55 rb
Perputaran
454,66 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
280,7658,59
Nilai Transaksi
454,66 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
28259
Volume Ekuilibrium Indikatif
803774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MIDI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Midi Utama Indonesia Tbk.

PT Midi Utama Indonesia (the company) was established under its original name of PT Midimart Utama base on notarial deed No.37 of Mr Frans Elsius, S.H, dated on 28 Jun, 2007. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 2 of Kamelina, S.H., dated Mar 3, 2010, concerning among others, increase in capital paid up and public offering.

Selengkapnya di halaman MIDI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI