Perbedaan Mantle Staked Ether dan Treehouse: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.787.206 (kapitalisasi pasar Rp7,99T, volume 24 jam Rp2,43M), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp607,33 (kapitalisasi pasar Rp94,8M, volume 24 jam Rp38,59M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 84,3× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai Treehouse dibatasi (156,1M / 1B TREE (16%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 26 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| METH | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,99T | Rp94,8M |
Volume (24h) | Rp2,43M | Rp38,59M |
Suplai yang Beredar | 216,6K METH | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →