Perbedaan Mantle Staked Ether dan Telos: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp37.869.256 (kapitalisasi pasar Rp8,88T, volume 24 jam Rp6,1M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp242,49 (kapitalisasi pasar Rp109,8M, volume 24 jam Rp17,43M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 80,9× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Mantle Staked Ether 234K METH dibanding 450,7M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 25 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| METH | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,88T | Rp109,8M |
Volume (24h) | Rp6,1M | Rp17,43M |
Suplai yang Beredar | 234K METH | 450,7M TLOS |
Typical Hold Time | 25 Hari | 7 Hari |
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →