Perbedaan Mantle Staked Ether dan ssv.network: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp38.074.980 (kapitalisasi pasar Rp8,88T, volume 24 jam Rp6,1M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.893 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 15,1× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai beredar Mantle Staked Ether 234K METH dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 25 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| METH | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,88T | Rp586,82M |
Volume (24h) | Rp6,1M | Rp110,71M |
Suplai yang Beredar | 234K METH | 16M SSV |
Typical Hold Time | 25 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →