Perbedaan Mantle Staked Ether dan Spell Token: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp38.226.127 (kapitalisasi pasar Rp8,88T, volume 24 jam Rp6,1M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp311,87M, volume 24 jam Rp56,81M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 28,5× kapitalisasi pasar Spell Token, dan suplai beredar Mantle Staked Ether 234K METH dibanding 195,2B SPELL milik Spell Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 25 Hari dan Spell Token selama 43 Hari.
| METH | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,88T | Rp311,87M |
Volume (24h) | Rp6,1M | Rp56,81M |
Suplai yang Beredar | 234K METH | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 25 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →