Perbedaan Mantle Staked Ether dan Stader: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.903.980 (kapitalisasi pasar Rp8,04T, volume 24 jam Rp1,8M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.843 (kapitalisasi pasar Rp130,17M, volume 24 jam Rp12,46M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 61,8× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 26 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| METH | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,04T | Rp130,17M |
Volume (24h) | Rp1,8M | Rp12,46M |
Suplai yang Beredar | 216,6K METH | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →