Perbedaan Mantle Staked Ether dan Morpho: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.903.980 (kapitalisasi pasar Rp8,04T, volume 24 jam Rp1,8M), sedangkan Morpho diperdagangkan di Rp35.435 (kapitalisasi pasar Rp18,21T, volume 24 jam Rp191,34M). Perbedaan utamanya: Morpho jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Mantle Staked Ether, dan suplai Morpho dibatasi (516,6M / 1B MORPHO (52%)), sedangkan Mantle Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 26 Hari dan Morpho selama 16 Hari.
| METH | MORPHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp8,04T | Rp18,21T |
Volume (24h) | Rp1,8M | Rp191,34M |
Suplai yang Beredar | 216,6K METH | 516,6M / 1B MORPHO (52%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →