Perbedaan Mantle Staked Ether dan Mina: Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.742.103 (kapitalisasi pasar Rp7,99T, volume 24 jam Rp181,34jt), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp716,07 (kapitalisasi pasar Rp923,54M, volume 24 jam Rp68,03M). Perbedaan utamanya: Mantle Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 8,7× kapitalisasi pasar Mina, dan suplai beredar Mantle Staked Ether 216,6K METH dibanding 1,3B MINA milik Mina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantle Staked Ether selama 27 Hari dan Mina selama 62 Hari.
| METH | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,99T | Rp923,54M |
Volume (24h) | Rp181,34jt | Rp68,03M |
Suplai yang Beredar | 216,6K METH | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 27 Hari | 62 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →