Perbedaan Meteora dan ZETA: Meteora diperdagangkan di Rp3.029 (kapitalisasi pasar Rp1,65T, volume 24 jam Rp137,67M), sedangkan ZETA diperdagangkan di Rp178,79 (kapitalisasi pasar Rp34,62M, volume 24 jam Rp6,54M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 47,7× kapitalisasi pasar ZETA, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 187,8M / 1B ZEX (19%) milik ZETA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan ZETA selama 10 Hari.
| MET | ZEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,65T | Rp34,62M |
Volume (24h) | Rp137,67M | Rp6,54M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 187,8M / 1B ZEX (19%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Zeta Markets mengembangkan DEX (decentralized exchange) kontrak perpetual tercepat, termudah, dan teraman di pasaran. Memanfaatkan skalabilitas tinggi dari blockchain Solana, Zeta menawarkan performa setara bursa terpusat (CEX) sambil mempertahankan sifat self-custodial dan transparansi DEX. ZEX adalah token tata kelola platform Zeta, memberi pemegangnya hak suara dan bagian dari insentif trading serta staking, selaras dengan kepentingan jangka panjang komunitas.
Selengkapnya di halaman ZEX →