Perbedaan Meteora dan Zerobase: Meteora diperdagangkan di Rp3.079 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.545 (kapitalisasi pasar Rp491,89M, volume 24 jam Rp132,97M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Zerobase, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 315,6M / 1B ZBT (32%) milik Zerobase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| MET | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp491,89M |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp132,97M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →