Perbedaan Meteora dan Codatta: Meteora diperdagangkan di Rp3.030 (kapitalisasi pasar Rp1,65T, volume 24 jam Rp137,67M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp123,11 (kapitalisasi pasar Rp307,65M, volume 24 jam Rp16,33M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Codatta, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 2,5B / 10B XNY (25%) milik Codatta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Codatta selama 4 Hari.
| MET | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,65T | Rp307,65M |
Volume (24h) | Rp137,67M | Rp16,33M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →