Perbedaan Meteora dan Anoma: Meteora diperdagangkan di Rp3.079 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp200,01 (kapitalisasi pasar Rp494,21M, volume 24 jam Rp53,36M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Anoma, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| MET | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp494,21M |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp53,36M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →