Perbedaan Meteora dan Velo: Meteora diperdagangkan di Rp3.035 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,53 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp20,13M). Perbedaan utamanya: Meteora lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| MET | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp20,13M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →