Perbedaan Meteora dan USDC: Meteora diperdagangkan di Rp2.912 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.320,86T, volume 24 jam Rp175,8T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 857,7× kapitalisasi pasar Meteora, dan suplai Meteora dibatasi (531M / 1B MET (54%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| MET | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp1.320,86T |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp175,8T |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 73,2B USDC |
Typical Hold Time | 7 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →