Perbedaan Meteora dan DefiTuna: Meteora diperdagangkan di Rp3.058 (kapitalisasi pasar Rp1,65T, volume 24 jam Rp137,67M), sedangkan DefiTuna diperdagangkan di Rp74,46 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp85,25jt). Perbedaan utamanya: suplai Meteora dibatasi (538,3M / 1B MET (54%)), sedangkan DefiTuna terus bertambah, dan Meteora lebih aktif diperdagangkan (Rp137,67M vs Rp85,25jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan DefiTuna selama 9 Hari.
| MET | TUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,65T | -- |
Volume (24h) | Rp137,67M | Rp85,25jt |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | -- |
Typical Hold Time | 8 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →DefiTuna adalah lapisan infrastruktur DeFi untuk likuiditas dengan leverage di Solana. Dengan Fusion AMM — model on-chain yang menggabungkan likuiditas terkonsentrasi dan limit order transparan — DefiTuna menggabungkan lending, leverage, dan AMM untuk strategi trading dan likuiditas yang lebih efisien.
Selengkapnya di halaman TUNA →