Perbedaan Meteora dan Starknet: Meteora diperdagangkan di Rp2.910 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp527,05 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Meteora, dan suplai Meteora dibatasi (531M / 1B MET (54%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| MET | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp435,53M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 7 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →