Perbedaan Meteora dan Xertra: Meteora diperdagangkan di Rp2.906 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan Xertra diperdagangkan di Rp171,03 (kapitalisasi pasar Rp371,81M, volume 24 jam Rp16,33M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Xertra, dan suplai Meteora dibatasi (531M / 1B MET (54%)), sedangkan Xertra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan Xertra selama 38 Hari.
| MET | STRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp371,81M |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp16,33M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 2,2B STRAX |
Typical Hold Time | 7 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Stratis adalah platform blockchain-as-a-service yang menawarkan beberapa produk dan layanan kepada perusahaan, termasuk meluncurkan sidechain privat, menjalankan node penuh, mengembangkan dan menyebarkan kontrak pintar, platform peluncuran koin perdana, dan aplikasi proof-of-identity. Perusahaan ini juga menyediakan dompet mata uang kripto dan layanan konsultasi blockchain.
Selengkapnya di halaman STRAX →