Perbedaan Meteora dan Scroll: Meteora diperdagangkan di Rp2.868 (kapitalisasi pasar Rp1,52T, volume 24 jam Rp801M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp442,96 (kapitalisasi pasar Rp84,27M, volume 24 jam Rp91,85M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 18× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Meteora 531M / 1B MET (54%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan Scroll selama 25 Hari.
| MET | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,52T | Rp84,27M |
Volume (24h) | Rp801M | Rp91,85M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MET saat ini diperdagangkan pada Rp2.913,36 dengan kapitalisasi pasar Rp1,54 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving averages. Token berada dalam fase konsolidasi dengan RSI 6 hari di level 29,61 yang mengindikasikan kondisi oversold potensial. Supply yang beredar mencapai 54% dari total supply 1 juta MET, dengan rata-rata hold time 7 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang rebound dari level support terdekat di Rp2.507 berpotensi, namun momentum bearish dan volume rendah memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas tinggi terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan pada harga Rp432,39 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish (Buy: 2, Sell: 16, Neutral: 9). Market cap mencapai Rp82,34 juta dengan supply yang beredar 190.000 dari total maksimum 1 juta token (tingkat sirkulasi 19%). RSI menunjukkan kondisi oversold (RSI_12=22.39), sementara ADX mengindikasikan tren bearish kuat (ADX_6=85.04). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci Rp421, namun tekanan jual dari moving averages tetap dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume perdagangan rendah, dan exposure terhadap fluktuasi pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →