Perbedaan Meteora dan Scroll: Meteora diperdagangkan di Rp3.022 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp358,79 (kapitalisasi pasar Rp68,09M, volume 24 jam Rp30,91M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 23,8× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| MET | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp68,09M |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp30,91M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →