Perbedaan Meteora dan Puffer: Meteora diperdagangkan di Rp2.906 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp244,9 (kapitalisasi pasar Rp123,57M, volume 24 jam Rp48,91M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai beredar Meteora 531M / 1B MET (54%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan Puffer selama 11 Hari.
| MET | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp123,57M |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp48,91M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →