Perbedaan Meteora dan Ponke: Meteora diperdagangkan di Rp3.026 (kapitalisasi pasar Rp1,65T, volume 24 jam Rp137,67M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Ponke, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 555,5M / 555,6M PONKE (100%) milik Ponke. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Ponke selama 12 Hari.
| MET | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,65T | Rp160,35M |
Volume (24h) | Rp137,67M | Rp28,06M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →