Perbedaan Meteora dan Pepe: Meteora diperdagangkan di Rp3.065 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0481 (kapitalisasi pasar Rp19,85T, volume 24 jam Rp1,97T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar Meteora, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 413,8T / 413,8T PEPE (100%) milik Pepe. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Pepe selama 53 Hari.
| MET | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp19,85T |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp1,97T |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →