Perbedaan Meteora dan Mantle: Meteora diperdagangkan di Rp2.913 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.731 (kapitalisasi pasar Rp25,44T, volume 24 jam Rp562,27M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Meteora, dan suplai beredar Meteora 531M / 1B MET (54%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan Mantle selama 25 Hari.
| MET | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp25,44T |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp562,27M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →