Perbedaan Meteora dan Metis: Meteora diperdagangkan di Rp3.071 (kapitalisasi pasar Rp1,62T, volume 24 jam Rp116,91M), sedangkan Metis diperdagangkan di Rp43.044 (kapitalisasi pasar Rp332,84M, volume 24 jam Rp18,13M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Metis, dan suplai beredar Meteora 538,3M / 1B MET (54%) dibanding 7,7M / 10M METIS (78%) milik Metis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 8 Hari dan Metis selama 77 Hari.
| MET | METIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,62T | Rp332,84M |
Volume (24h) | Rp116,91M | Rp18,13M |
Suplai yang Beredar | 538,3M / 1B MET (54%) | 7,7M / 10M METIS (78%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 77 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →Metis adalah solusi skalabilitas Layer-2 Ethereum yang bertujuan untuk menyelesaikan trilema blockchain: bahwa blockchain tidak dapat bersifat terdesentralisasi, aman, dan skalabel secara bersamaan. Metis juga berupaya untuk menyelesaikan tantangan terbesar Ethereum: kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman METIS →