Perbedaan Merlin Chain dan ZeroLend: Merlin Chain diperdagangkan di Rp309,2 (kapitalisasi pasar Rp404,82M, volume 24 jam Rp60M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 40,8× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 54,9B / 100B ZERO (55%) milik ZeroLend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| MERL | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,82M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp60M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →