Perbedaan Merlin Chain dan Yield Basis: Merlin Chain diperdagangkan di Rp319,88 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.416 (kapitalisasi pasar Rp222,17M, volume 24 jam Rp49,72M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 157,4M / 1B YB (16%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| MERL | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp434,32M | Rp222,17M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp49,72M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 157,4M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →