Perbedaan Merlin Chain dan xMoney: Merlin Chain diperdagangkan di Rp317,3 (kapitalisasi pasar Rp429,68M, volume 24 jam Rp23,37M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp11,21 (kapitalisasi pasar Rp11,15M, volume 24 jam Rp7,82M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 38,5× kapitalisasi pasar xMoney, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 1B / 10B XMN (11%) milik xMoney. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan xMoney selama 8 Hari.
| MERL | XMN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp429,68M | Rp11,15M |
Volume (24h) | Rp23,37M | Rp7,82M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 1B / 10B XMN (11%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →XMN adalah token utilitas teregulasi yang patuh MiCA dan dirancang sebagai inti ekosistem pembayaran crypto-fiat terpadu untuk bisnis maupun konsumen. Token ini mendukung infrastruktur pembayaran berlisensi seperti penerbitan kartu, settlement stablecoin, serta layanan on/off-ramp. XMN juga digunakan untuk insentif merchant, reward pengguna, staking, dan governance komunitas.
Selengkapnya di halaman XMN →