Perbedaan Merlin Chain dan Useless Coin: Merlin Chain diperdagangkan di Rp309,87 (kapitalisasi pasar Rp408,14M, volume 24 jam Rp58,84M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp1.471 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp163,18M). Perbedaan utamanya: Useless Coin jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| MERL | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,14M | Rp1,46T |
Volume (24h) | Rp58,84M | Rp163,18M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →