Perbedaan Merlin Chain dan Ondo US Dollar Yield: Merlin Chain diperdagangkan di Rp318,62 (kapitalisasi pasar Rp430M, volume 24 jam Rp23,14M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.379 (kapitalisasi pasar Rp38,23T, volume 24 jam Rp5,08M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 88,9× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| MERL | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp430M | Rp38,23T |
Volume (24h) | Rp23,14M | Rp5,08M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 10 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →