Perbedaan Merlin Chain dan TAC Protocol: Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,71 (kapitalisasi pasar Rp432,03M, volume 24 jam Rp23,97M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,81 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| MERL | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp432,03M | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp23,97M | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 10 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →