Perbedaan Merlin Chain dan Threshold: Merlin Chain diperdagangkan di Rp309,71 (kapitalisasi pasar Rp408,14M, volume 24 jam Rp58,84M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp74,06 (kapitalisasi pasar Rp834,35M, volume 24 jam Rp389,89M). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 11,2B / 11,2B T (100%) milik Threshold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Threshold selama 23 Hari.
| MERL | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,14M | Rp834,35M |
Volume (24h) | Rp58,84M | Rp389,89M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 23 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Merlin Chain saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp408,14 juta dengan 63% supply beredar. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari level support kuat di Rp277, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp321 untuk konfirmasi perubahan tren.
Threshold (T) saat ini diperdagangkan pada Rp75.136 dengan sinyal teknis bullish berdasarkan moving average, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Token telah mencapai sirkulasi penuh 11,2 juta T dengan market cap Rp834,35 miliar. RSI di level 62 menunjukkan momentum netral, sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Harga berada di antara support S1 (Rp71) dan resistance R1 (Rp92), mencerminkan konsolidasi jangka pendek.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan potensi uji resistance R1, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko likuiditas mengingat volume perdagangan terbatas. Tidak ada update fundamental signifikan yang tercatat, sehingga pergerakan harga lebih bergantung pada sentimen pasar secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →