Perbedaan Merlin Chain dan Spell Token: Merlin Chain diperdagangkan di Rp310,24 (kapitalisasi pasar Rp405M, volume 24 jam Rp59,47M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp311,87M, volume 24 jam Rp56,81M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,3B / 2,1B MERL (63%)), sedangkan Spell Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Spell Token selama 43 Hari.
| MERL | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp405M | Rp311,87M |
Volume (24h) | Rp59,47M | Rp56,81M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 9 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →