Perbedaan Merlin Chain dan Solv Protocol: Merlin Chain diperdagangkan di Rp319,46 (kapitalisasi pasar Rp431,89M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Solv Protocol diperdagangkan di Rp40 (kapitalisasi pasar Rp170,66M, volume 24 jam Rp63,97M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Solv Protocol, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 4,3B / 9,7B SOLV (45%) milik Solv Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Solv Protocol selama 13 Hari.
| MERL | SOLV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp431,89M | Rp170,66M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp63,97M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 4,3B / 9,7B SOLV (45%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Solv Protocol adalah platform staking Bitcoin terkemuka yang memanfaatkan SolvBTC untuk mengoptimalkan potensi lebih dari $1 triliun aset Bitcoin. Dengan mengandalkan Staking Abstraction Layer (SAL), Solv menghadirkan pengalaman staking Bitcoin yang mulus, aman, dan transparan—untuk mendorong adopsi BTCFi secara massal.
Selengkapnya di halaman SOLV →