Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Merlin Chain (MERL) vs Sologenic (SOLO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Merlin Chain dan Sologenic: Merlin Chain diperdagangkan di Rp318,33 (kapitalisasi pasar Rp430M, volume 24 jam Rp23,14M), sedangkan Sologenic diperdagangkan di Rp751,86 (kapitalisasi pasar Rp312,64M, volume 24 jam Rp1,6M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 398,8M / 400M SOLO (100%) milik Sologenic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Sologenic selama 24 Hari.

MERLSOLO
Kap. Pasar
Rp430MRp312,64M
Volume (24h)
Rp23,14MRp1,6M
Suplai yang Beredar
1,4B / 2,1B MERL (65%)398,8M / 400M SOLO (100%)
Typical Hold Time
10 Hari24 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

MERL
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 10 Hari
SOLO

Belum ada data sentimen.

Tentang Merlin Chain

Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.

Selengkapnya di halaman MERL

Tentang Sologenic

Sologenic sedang mengubah lanskap perdagangan aset dengan mengintegrasikan sekuritas tokenisasi, aset crypto, dan NFT. Ekosistem ini didukung oleh dua tim berbeda: Sologenic.org (SOLO Core Team), yang fokus mengembangkan Sologenic sebagai ekosistem terdesentralisasi, dan Sologenic.com, yang bertugas meluncurkan use case penting seperti tokenisasi sekuritas. Pendekatan ganda ini memastikan pertumbuhan ekosistem sekaligus memberikan utilitas nyata bagi pengguna.

Selengkapnya di halaman SOLO