Perbedaan Merlin Chain dan MyShell: Merlin Chain diperdagangkan di Rp317,3 (kapitalisasi pasar Rp429,68M, volume 24 jam Rp23,37M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp349,59 (kapitalisasi pasar Rp142,64M, volume 24 jam Rp73M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| MERL | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp429,68M | Rp142,64M |
Volume (24h) | Rp23,37M | Rp73M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →