Perbedaan Merlin Chain dan Propy: Merlin Chain diperdagangkan di Rp311 (kapitalisasi pasar Rp405M, volume 24 jam Rp59,47M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.506 (kapitalisasi pasar Rp648,31M, volume 24 jam Rp89,2M). Perbedaan utamanya: Propy lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,3B / 2,1B MERL (63%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Propy selama 6 Hari.
| MERL | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp405M | Rp648,31M |
Volume (24h) | Rp59,47M | Rp89,2M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 9 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →