Perbedaan Merlin Chain dan Parcl: Merlin Chain diperdagangkan di Rp310,66 (kapitalisasi pasar Rp405M, volume 24 jam Rp59,47M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp113,86 (kapitalisasi pasar Rp46,84M, volume 24 jam Rp8,62M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| MERL | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp405M | Rp46,84M |
Volume (24h) | Rp59,47M | Rp8,62M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →