Perbedaan Merlin Chain dan OpenLedger: Merlin Chain diperdagangkan di Rp308,46 (kapitalisasi pasar Rp404,82M, volume 24 jam Rp60M), sedangkan OpenLedger diperdagangkan di Rp2.650 (kapitalisasi pasar Rp826,47M, volume 24 jam Rp90,07M). Perbedaan utamanya: OpenLedger jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 309,6M / 1B OPEN (31%) milik OpenLedger. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan OpenLedger selama 22 Hari.
| MERL | OPEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp404,82M | Rp826,47M |
Volume (24h) | Rp60M | Rp90,07M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 309,6M / 1B OPEN (31%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →