Perbedaan Merlin Chain dan Origin Protocol: Merlin Chain diperdagangkan di Rp320 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,93 (kapitalisasi pasar Rp198,5M, volume 24 jam Rp17,18M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 689,5M / 1,4B OGN (49%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| MERL | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp434,32M | Rp198,5M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp17,18M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →