Perbedaan Merlin Chain dan Origin Protocol: Merlin Chain diperdagangkan di Rp311,05 (kapitalisasi pasar Rp408,51M, volume 24 jam Rp58,54M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp305,94 (kapitalisasi pasar Rp207,02M, volume 24 jam Rp142,27M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Merlin Chain 1,3B / 2,1B MERL (63%) dibanding 673,1M / 1,4B OGN (48%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 9 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| MERL | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp408,51M | Rp207,02M |
Volume (24h) | Rp58,54M | Rp142,27M |
Suplai yang Beredar | 1,3B / 2,1B MERL (63%) | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Merlin Chain saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp408,14 juta dengan 63% supply beredar. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari level support kuat di Rp277, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp321 untuk konfirmasi perubahan tren.
OGN saat ini diperdagangkan di Rp303,97 dengan kapitalisasi pasar Rp204,1 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan meskipun rata-rata bergerak masih bearish. Token berada di zona pivot Rp302 dengan resistensi terdekat di Rp312. Supply yang beredar mencapai 48% dari total supply 1,4 juta OGN dengan rata-rata hold time 74 hari. Belum ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum oscillator bullish, namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem. Investor disarankan memantau level support kunci di Rp296 dan Rp286.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →