Perbedaan Merlin Chain dan Nillion: Merlin Chain diperdagangkan di Rp319,28 (kapitalisasi pasar Rp431,89M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp749,07 (kapitalisasi pasar Rp371,59M, volume 24 jam Rp295,21M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan Nillion terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Nillion selama 8 Hari.
| MERL | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp431,89M | Rp371,59M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp295,21M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 499,5M NIL |
Typical Hold Time | 10 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →