Perbedaan Merlin Chain dan Metaplex: Merlin Chain diperdagangkan di Rp317,3 (kapitalisasi pasar Rp429,68M, volume 24 jam Rp23,37M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp423,79 (kapitalisasi pasar Rp202,34M, volume 24 jam Rp16,87M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 477M / 1B MPLX (48%) milik Metaplex. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Metaplex selama 15 Hari.
| MERL | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp429,68M | Rp202,34M |
Volume (24h) | Rp23,37M | Rp16,87M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 477M / 1B MPLX (48%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →