Perbedaan Merlin Chain dan Mantle: Merlin Chain diperdagangkan di Rp320 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp8.007 (kapitalisasi pasar Rp26,46T, volume 24 jam Rp429,62M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 60,9× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Mantle selama 26 Hari.
| MERL | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp434,32M | Rp26,46T |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp429,62M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →