Perbedaan Merlin Chain dan Mina: Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,06 (kapitalisasi pasar Rp431,89M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp716,21 (kapitalisasi pasar Rp917M, volume 24 jam Rp67,45M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,4B / 2,1B MERL (65%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Mina selama 62 Hari.
| MERL | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp431,89M | Rp917M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp67,45M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 10 Hari | 62 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →