Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Medco Energi Internasional Tbk.Trading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Medco Energi Internasional Tbk. dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Medco Energi Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp1.265 (kapitalisasi pasar 31,29 T, volume 24 jam 60,75 jt), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp695 (kapitalisasi pasar 545,16 M, volume 24 jam 19,5 rb). Perbedaan utamanya: Medco Energi Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 57,4× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Medco Energi Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (60,75 jt vs 19,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MEDCPGJO
Kapitalisasi Pasar
31,29 T545,16 M
Volume
60,75 jt19,5 rb
Lot
607,53 rb195
Perputaran
76,71 M13,5 jt
Harga Rata-rata
1.262,66692,28
Nilai Transaksi
76,71 M13,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.265695
Volume Ekuilibrium Indikatif
42,12 rb91

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MEDC
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Medco Energi Internasional Tbk.

PT Medco Energi Internasional Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on notarial deed No. 19 of Imas Fatimah, S.H., dated June 9, 1980. Medco Energi Corporation is holding company for energy related business within the Medco Group of companies. On March 1997 the company cooperated with Myanmar Oil and Gas Enterprise plan to handle 8,000 m2 of suspended field in Myanmar. Company is a PMDN

Selengkapnya di halaman MEDC

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO