Perbedaan Measurable Data Token dan IOTA: Measurable Data Token diperdagangkan di Rp69,73 (kapitalisasi pasar Rp72,67M, volume 24 jam Rp18,99M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp107,85M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 38,3× kapitalisasi pasar Measurable Data Token, dan suplai beredar Measurable Data Token 676,2M MDT dibanding 4,6B MIOTA milik IOTA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Measurable Data Token selama 19 Hari dan IOTA selama 49 Hari.
| MDT | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp72,67M | Rp2,78T |
Volume (24h) | Rp18,99M | Rp107,85M |
Suplai yang Beredar | 676,2M MDT | 4,6B MIOTA |
Typical Hold Time | 19 Hari | 49 Hari |
Measurable Data Token (MDT) adalah ekosistem pertukaran data terdesentralisasi yang menghubungkan pengguna, penyedia data, dan pembeli data dan menentukan nilai data.
Selengkapnya di halaman MDT →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →