Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Modernland Realty Tbk. (MDLN) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Modernland Realty Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Modernland Realty Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Modernland Realty Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 626,65 M, volume 24 jam 670,4 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 670,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MDLNSQMI
Kapitalisasi Pasar
626,65 M885,64 M
Volume
670,4 rb6,25 jt
Lot
6,7 rb62,55 rb
Perputaran
33,52 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
5058,59
Nilai Transaksi
33,52 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
5059
Volume Ekuilibrium Indikatif
1774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MDLN
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Modernland Realty Tbk.

PT. Modernland Realty tbk (the Company) was established based on Notarial deed No. 15 dated 8 August 1983 of Hendra Karyadi, S.H. The Company operates in land acquisition and site development and in the sale and management of housing estate, buildings and offices. The company started its operations in 1989 with marketing houses in Tangerang Regency.

Selengkapnya di halaman MDLN

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI