Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Emdeki Utama Tbk. (MDKI) vs Panca Budi Idaman Tbk. (PBID)

Emdeki Utama Tbk.Trading
Panca Budi Idaman Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Emdeki Utama Tbk. dan Panca Budi Idaman Tbk.: Emdeki Utama Tbk. diperdagangkan di Rp179 (kapitalisasi pasar 455,43 M, volume 24 jam 888,7 rb), sedangkan Panca Budi Idaman Tbk. diperdagangkan di Rp482 (kapitalisasi pasar 3,6 T, volume 24 jam 279,2 rb). Perbedaan utamanya: Panca Budi Idaman Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Emdeki Utama Tbk., dan Emdeki Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (888,7 rb vs 279,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MDKIPBID
Kapitalisasi Pasar
455,43 M3,6 T
Volume
888,7 rb279,2 rb
Lot
8,89 rb2,79 rb
Perputaran
158,08 jt134,12 jt
Harga Rata-rata
177,88480,36
Nilai Transaksi
158,08 jt134,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
180482
Volume Ekuilibrium Indikatif
40084

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MDKI
Lihat detail
PBID
Lihat detail

Tentang Emdeki Utama Tbk.

PT Emdeki Utama (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 33 of Hobropoerwanto, S.H., dated March 17, 1981.

Selengkapnya di halaman MDKI

Tentang Panca Budi Idaman Tbk.

PT Panca Budi Idaman (The Company) was established by Notarial Deed No.16 dated January 10, 1990 made before Notary Endang Irawati Ekaputri, S.H.,which was amended by Notarial Deed No.3 dated July 2, 1997 made before Notary Jenny Jacinta Lukas, S.H., and Deed No. 10 dated October 17, 1997 made before Notary Kiagus Zainal Arifin, S.H. Panca Budi Group was founded by Djonny Taslim in 1979 who started his career as a general merchant distributing plastic bags made from PP, HDPE and PE. In 1990, Djonny Taslim established PT. Panca Budi Idaman ("the Company") to produce and distribute finished products of plastic bags. The Company commenced its commercial operation by producing plastic bags in 1991.

Selengkapnya di halaman PBID