Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Daya Intiguna Yasa Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Daya Intiguna Yasa Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Daya Intiguna Yasa Tbk. diperdagangkan di Rp1.005 (kapitalisasi pasar 24,69 T, volume 24 jam 294,2 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Daya Intiguna Yasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 294,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MDIYSMRA
Kapitalisasi Pasar
24,69 T4,79 T
Volume
294,2 rb12,25 jt
Lot
2,94 rb122,47 rb
Perputaran
291,47 jt3,62 M
Harga Rata-rata
990,73295,63
Nilai Transaksi
291,47 jt3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.005298
Volume Ekuilibrium Indikatif
962,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MDIY
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Daya Intiguna Yasa Tbk.

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 7 dated 27 March 2017 of notary Drs. Bambang T Anggono Budi, S.H., M.Kn. The Company commenced its commercial operations on March 2017. The Company direct parent entity is Azara Alpina Sdn Bhd, a company incorporated and domiciled in Malaysia. The Company ultimate parent and individual entity is Mr DIY International Holding Ltd and Mr. Tan Yu Yeh, a company and individual that incorporated and domiciled in Malaysia.

Selengkapnya di halaman MDIY

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA